Hesti Ariyani, S.S, M.A, alumnus SMAN 2 Pekalongan lulusan tahun 2007, menjadi pembicara di Kelas Inspirasi untuk murid baru. Hesti, yang saat ini menjadi Direktur Utama di Perusahaan AI di Swiss, memaparkan perjalan suksesnya. Sebenarnya Hesti inginnya bersekolah di SMA 1 atau SMA 3, tetapi takdir mengantarkannya di SMAN 2 Pekalongan. Kekecewaannya tidak membuatnya patah semangat. Sebaliknya, Hesti bertekad untuk bisa berprestasi dan sukses. Di SMA, Hesti aktif di OSIS, yang kemudian keaktifannya mengantarkannya sebagai ketua OSIS pada tahun 2006. Selain itu, kesukaannya pada bahasa Inggris juga membuatnya menorehkan prestasi meraih juara lomba debat tingkat kota dan mewakili kota Pekalongan di tingkat Jawa Tengah. "Ternyata SMA 2 menjadi tempat yang baik untuk saya untuk mengembangkan potensi saya," tutur Hesti, yang mengaku masih merasakan jet lag karena baru beberapa jam yang lalu mendarat dari penerbangan panjang lebih dari 22 jam dari Swiss. Guru-guru di SMA 2 Pekalongan sangat baik, penuh perhatian, dan sangat mendukung pengembangan potensi murid-muridnya, kata Hesti. Hesti, yang ekstrovert, juga menjuarai lomba klipping di masanya. Selain itu, walaupun berasal dari keluarga cukup kaya dan terpandang di Pekalongan, di masa SMA, Hesti bekerja sebagai penyiar radio Damashinta untuk acara dengan pengantar Bahasa Inggris. "Saya berprinsip untuk memiliki pengalaman dan kenalan sebanyak-banyaknya," tutur Hesti. Di sela-sela waktu sibuknya, Hesti juga masih menyempatkan untuk bersenang-senang bergabung di grup band dan sempat mengadakan konser band di masa remajanya.
Lulus SMA, Hesti Ariyani diterima melalui jalur prestasi di Sastra Inggris UGM. Pada masa kuliah, Hesti lolos untuk mengikuti program tukar budaya di Thailand dan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Rusia. Hesti sempat berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain menjadi pengajar bahasa Indonesia di berbagai Universitas di luar negeri dan hadir di berbagai even Internasional seperti di Forum ASEAN dan PBB. Saat ini Hesti Ariyani menetap di Swiss sejak 7 tahun lalu bersama keluarga kecilnya. Dalam paparannya, Hesti berpesan agar adik-adik kelasnya memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk maju dan berprestasi. "Jangan malas untuk ikut organisasi dan mencoba hal-hal baru yang bermanfaat," pesannya. Hesti juga menyampaikan bahwa untuk bertumbuh dan berkembang, membaca berbagai buku adalah salah satu hal yang perlu diprioritaskan, di samping membangun jejaring dengan siapa saja yang kita rasa akan memberikan dampak positif kepada kita.
Naura, salah satu murid kelas X menyampaikan bahwa dirinya sangat terinspirasi oleh kakak kelasnya. "Keren, luar biasa, lulusan SMADA bisa berkontribusi di kancah internasional."