Data statistik di Jawa Tengah menunjukkan bahwa sekitar 55 % lulusan SMA tidak melanjutkan belajar di Perguruan Tinggi, karena berbagai faktor. Sebagian besar dari mereka memilih bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Selain karena biaya kuliah yang cukup tinggi, anak-anak lulusan SMA merasa bertanggung jawab untuk membantu ekonomi keluarga. Demikian juga yang terjadi di SMA Negeri 2 Pekalongan. Sebagian lulusan SMADA, sekitar 50 %, tidak melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi. Anak-anak memilih bekerja untuk mendapatkan penghasilan sendiri.
Dengan latar belakang kondisi sosial ekonomi yang memaksa anak-anak memilih untuk bekerja selepas SMA, SMADA merasa perlu untuk membekali anak-anak yang tidak melanjutkan kuliah dengan keterampilan tertentu. Ketika Dinas Pendidikan Provinsi meluncurkan progam SMA MANTAP, SMADA menyambut baik program tersebut karena sangat relevan dengan realitas yang ada. Program SMA MANTAP adalah sebuah program yang memungkinkan SMA memberikan pendidikan vokasi kepada murid-muridnya, disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada. Pelaksanaannya bisa di luar jam pembelajaran atau model blok.
Program ini bermaksud membekali murid-murid untuk memiliki hard skill yang bermanfaat sesuai dengan bakat dan minat mereka. Diharapkan, murid memiliki keterampilan dasar dalam bidang tertentu dan mengetahui nilai manfaatnya untuk kehidupan mereka. Dalam tujuan jangka pendek, murid mampu menghasilkan uang dengan keterampilan yang mereka miliki dan siap untuk mengembangkan ilmu dan keterampilannya secara mandiri. Sekolah membukakan jendela, dan murid-murid diharapkan tertarik karena melihat banyak peluang yang menjanjikan di luar sana.
Pada tanggal 28 Agustus 2026, SMAN 2 Pekalongan meluncurkan Program SMA MANTAP disaksikan oleh pengawas bina, Bapak Sapto Wijatmoko, S.Pd, M.Pd, camat Pekalongan Utara, Bapak M. Ainur Rofiq, S.E, M.Si, perwakilan orang tua murid kelas XII, dan bapak ibu guru SMAN 2 Pekalongan.
Untuk tahap I, SMADA telah melaksanakan 10 kali pertemuan kelas vokasi yang terbagi dalam 7 klaster, yaitu Tata Boga, Tata Busana, Tata Rias, Pertanian, Publik Speaking, Digital Marketing, dan Content Creator/Desain Grafis. Pertemuan dilaksanakan setiap Jum’at siang dengan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait. Pada tahap pertama ini, program dikhususkan untuk murid kelas XII. Pertemuan berlangsung dari bulan Agustus sampai Oktober 2026.
Di kelas pertanian, dengan koordinator bu Rosyidah, bu Cum, bu Ambar, dan Pak Ardi, anak-anak diajak untuk bertanam sayur di bekas botol aqua besar. Mereka juga diajari membuat kompos dan diperkenalkan dengan tanaman hidroponik. Di halaman SMADA, telah tumbuh berbagai tanaman sayur di sekolah seperti sawi, terong, cabe, kangkung, dan tomat. Diharapkan mereka memiliki kesadaran dan pemahaman bahwa manusia bisa hidup dari alam dan mendapatkan maaf dari alam. Mereka kita dorong untuk menjadi petani milenial.
Di kelas tata boga, dengan pemandu bu Tatik dan bu Ike, anak-anak langsung diajak praktek membuat berbagai kue kering seperti kastangel,thumb print, dan lain-lain. Pada hari raya 2027, diharapkan mereka siap menerima pesanan kue kering dari bapak ibu guru maupun TU.
Di kelas tata busana, bu Nenik dan bu Apri memandu anak-anak belajar dasar-dasar menjahit seperti mengukur badan untuk membuat baju, membuat pola dasar, mempraktekkan berbagai macam tusuk, dan lain-lain. Sekolah bekerja sama dengan SMKN 1 Pekalongan dan LPK Nisifano, Pekalongan. Dengan pengetahuan dasar tata busana, diharapkan anak-anak bisa mengembangkan keterampilannya secara mandiri atau bisa mengikuti kursus selepas SMA. Peluang untuk bekerja di bidang konveksi atau garmen lebih besar ketika mereka menguasai tata jahit dasar. Mereka juga bisa berwirausaha di bidang tata busana.
Di kelas Wicara Publik atau Public Speaking, bu Eva dan bu Enis memfasilitasi murid-murid belajar berbicara di depan umum. Mereka diajari teknik berbicara yang baik dan diminta maju satu per satu untuk membangun rasa percaya diri mereka. Sekolah mengundang beberapa nara sumber dari luar untuk berbagi ilmu, keterampilan, dan pengalaman. Keterampilan berkomunikasi sangat bermanfaat dalam kehidupan, baik di dunia pendidikan ketika mereka kuliah, maupun di dunia kerja.
Di kelas Tata Rias, bu Feni dan bu Nadia mengajari murid-murid tentang make -up dasar, facial, dan lain-lain. Sekolah bekerja sama dengan SMKN 1 Pekalongan. Dengan menguasai tata rias dasar, diharapkan anak-anak bisa memperoleh pendapatan di musim hari Kartini, wisuda siswa, dan lain-lain.
Berbeda dengan vokasi lainnya, kelas digital marketing dan Desain Grafis/Content Creator, bertempat di laboratorium komputer SMADA. Kelas ini diampu oleh Pak Agung dan Pak Bima, dan untuk sementara ini bekerja sama dengan LPK Pembangunan. Anak-anak telah memiliki toko online dan akun youtube yang siap diisi dengan konten-konten kreatif mereka. Setelah mendapatkan pengetahuan dasar, diharapkan murid-murid mengembangkan ilmu dan keterampilannya untuk benar-benar bisa memperoleh pendapatan melalui digital marketing, desain grafis, atau content creator.
Selain penyelenggaraan kelas vokasi, pada semester ini, SMAN 2 Pekalongan juga memprogramkan kelas pendampingan TKA (Tes Kemampuan Akademik). Utamanya bagi anak-anak yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, kegiatan ini diharapkan membuat mereka lebih siap menghadapi TKA. Nilai TKA digunakan sebagai validator nilai rapor untuk anak-anak yang akan mendaftar perguruan tinggi negeri tanpa tes, lewat jalur SNBP. Hal ini adalah bentuk komitmen SMAN 2 Pekalongan untuk menyiapkan murid-murid sukses melanjutkan ke Perguruan Tinggi. SMADA berusaha menyiapkan keduanya, sukses studi lanjut untuk anak-anak yang akan kuliah, dan sukses bekerja atau berwirausaha bagi anak-anak yang belum berniat kuliah selepas SMA.
Pada semester kedua, direncanakan penyelenggaraan kelas vokasi akan berbeda dengan semester satu. SMADA akan menyelenggarakan kegiatan blok selama 2 minggu untuk kelas UTBK dan kelas vokasi, baik untuk kelas X, XI, maupun kelas XII. Sekolah berupaya seoptimal mungkin untuk menggelar double track, yaitu kelas intensif untuk murid-murid yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dan yang akan bekerja atau berwirausaha.
Pekalongan, 29 Oktober 2026
Kepala Sekolah Menyapa
Artikel dan catatan kegiatan Kepala SMA Negeri 2 Pekalongan sebagai bagian dari informasi dan komunikasi sekolah.
Artikel dan catatan kegiatan Kepala SMA Negeri 2 Pekalongan sebagai bagian dari informasi dan komunikasi sekolah.
Catatan Kepala Sekolah
Kami mengucapkan terima kasih kepada alumni dan masyarakat yang memberikan dukungan kepada SMAN 2 Pekalongan untuk penyelenggaraan kegiatan sukses studi lanjut dan kelas vokasi. Semoga program ini bemanfaat untuk murid-murid SMADA dan mengantarkan mereka ke gerbang kesuksesan. Amin.